Panwascam Ancam Demo Pemkab


Written By Mang Raka on Jumat, 02 November 2012 | 14:00

-Anggaran Rp 3 Miliar Tak Kunjung Cair 
PURWAKARTA, RAKA – Tidak kunjung turunnya anggaran pengawasan Pilkada dari APBD-Perubahan Purwakarta 2012 membuat sejumlah anggota Panwaslu di tingkat kecamatan di Purwakarta geram. Mereka bahkan mengancam akan melakukan demontrasi ke kantor Bupati dan DPRD Purwakarta.

“Saat ini yang sudah turun itu baru anggaran pengawasan Pemilu Gubernur. Kalau untuk pilbup (pemilihan bupati) belum,” kata Aswan Fahlan, anggota Panwascam Plered, Kamis (1/11).
Padahal, sebut Aswan, kalau melihat tahapan, Pilgub terbilang masih cukup jauh pelaksanaannya yaitu pertengahan Februari 2013. Sementara Pilkada sudah didepan mata. Hanya tinggal 1,5 bulan lagi. Persoalannya, mengapa Pilkada yang sudah mepet anggarannya malah lamban. “Seperti tidak ada will dari pemerintah untuk merealisasikan,” terang Aswan.
Diketahui, tahapan Pilkada Purwakarta saat ini sudah memasuki tahapan penetapan DPT (Daftar Pemilih Tetap). Tiga hari mendatang KPU bahkan sudah mengagendakan akan menggelar pengundian nomor urut calon. Namun, anggaran untuk pelaksanaan dan pengawasannya diketahui sampai saat ini belum turun.  “Kami sudah berkoordinasi dengan Panwascam lain, jika dalam waktu dekat ini belum juga ada kejelasan segera kami akan pertanyakan. Kita tidak akan demo ke Panwaskab, tapi langsung ke kantor Pemda dan DPRD,” ujar Aswan.
Ungkapan senada disampaikan anggota Panwascam Jatiluhur, Lili Kurniadi. Menurutnya, Pilkada saat ini cenderung nebeng anggaran ke Pilgub. Utamanya dalam hal pengawasan. Beberapa kegiatan pengawasan secara taktis terpaksa dibiayai Pilgub karena anggaran Pilkada yang disebut-sebut mencapai Rp 3 miliar belum kunjung dikucurkan. “Atas hal ini muncul opsi di kalangan panwascam untuk menggelar demo mempertanyakan kejelasan anggaran,” ucap Lili.
Sebelumnya, keluhan serupa juga diutarakan para anggota PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan) di Purwakarta. Mereka mengaku belum akan bekerja sebelum anggaran Pilkada tahap dua sebagaimana dijanjikan pemkab dicairkan. “Ya kalau anggarannya belum ada, mungkin kita istirahat dulu. Ga bisa kita bekerja tanpa anggaran,” sebut Ketua PPK Kecamatan Bojong, Zaenal Arifin.
Alhasil, belum cairnya anggaran Pilkada tahap 2 pada APBD Perubahan 2012 hingga awal November 2012 ini membuat realisasi tahapan Pilkada Purwakarta terancam terhambat. Padahal tidak lama lagi segera akan memasuki tahapan pengundian nomor urut calon. Sejauh ini, tahapan Pilkada terus berjalan lantaran adanya dana talangan dari anggaran Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Jabar. Belum turunnya dana tambahan tersebut, bukan saja membuat repot penyelenggara pemilu di tingkat kabupaten, tetapi hingga tingkat kecamatan dan desa. Betapa tidak, tahapan terus berjalan sementara realisasi anggaran masih tersendat. Untuk mengakalinya, terkadang anggaran yang sudah lebih dulu cair dari dana Pilgub, digunakan sementara untuk kepentingan Pilkada.
Dampaknya, selain menyebabkan kualitas kerja yang tidak optimal, dalam jangka panjang dikhawatirkan hal ini dapat mengganggu tahapan Pilkada yang saat ini sudah memasuki babak penentuan nomor urut calon. Efek jangka panjangnya, bahkan dinilai riskan terhadap munculnya celah gugatan atas hasil Pilkada. Apalagi, dana untuk kegiatan pengawasan oleh Panwaslu pun dari APBD-P 2012 belum cair. (nos) Sumber http://www.radar-karawang.com

Baca Juga :
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: